Software Recuva
RECUVA
Recuva Data Recovery
adalah software yang akan membantu untuk mengembalikan data-data yang
terhapus baik sengaja maupun tidak sengaja. Recuva dapat mengembalikan
file yang dikosongkan dari Recycle bin serta file Image dan file lain
yang telah dihapus oleh kesalahan pengguna dari hardisk, flash disk,
kartu memori, kamera digital atau MP3 player. Bahkan akan membawa
kembali file yang telah dihapus oleh bug, crash dan virus.
Fitur-fitur yang terdapat dalam Recuva data Recovery adalah :
- Sanggup mengembalikan file dari media penyimpnan yang terformat, atau bahkan rusak.
- Mengembalikan email yang terhapus, terutama pada mail client Outlook Express, Windows Live Mail, dan Mozilla Thunderbird.
- Dapat mengembalikan file musik di iPod.
- Memulihkan
dokumen Microsoft Word yang belum sempat tersimpan, karena terjadi hang
(crash) pada Microsoft Word atau komputer tiba-tiba mati.
- Terdapat fitur Preview terhadap file yang sudah ditemukan, khususnya untuk file gambar.
- Terdapat fasilitas Deep Scan untuk fitur pencarian yang lebih dalam terhadap file yang terhapus.
Keunggulan dan Kelemahan Recuva Data Recovery
Recuva File recovery memiliki keunggulan dan kelemahan yaitu sebagai berikut :
A. Keunggulan Recuva Data Recovery :
1. Mampu
mengembalikan hampir semua jenis file yang terhapus seperti foto,
dokumen, musik, bahkan email. Dengan Recuva File Recovery bisa
mengembalikan data tersebut secara cepat, mudah dan aman.
2. Bisa
digunakan untuk mengembalikan data di hampir semua jenis media
penyimpanan : hardisk , memory card, USB disk, hardisk eksternal, MP3
player, iPod dll.
3. Jika
menggunakan email client desktop program seperti Outlook Express,
Windows Live Mail, Mozilla Thunderbird dll, Recuva File Recovery mampu
mengembalikan email yang terhapus tersebut. Recuva akan mengembalikan
email anda yang telah terhapus tersebut ke dalam format zip (cth:
Outlook Ekspress.zip)
4. Mampu
mengembalikan file Microsoft Word yang belum sempat tersimpan. Ketika
mengetik file word, kemudian word crash dan belum menyimpannya, Recuva
File Recovery mampu mengembalikan file word dari file temporary yang
tercipta.
5. Memiliki fitur Quick Start Wizard yang akan memudahkan pemula dalam mengembalikan file nya yang hilang.
6. Memiliki
fitur Deep Cleaning yang mampu mencari file yang hilang dengan cepat
dan akurat. Cepat tidaknya proses scanning ini tergantung dari berapa
besar hardisk.
7. Memiliki
versi portable yang bisa anda jalankan tanpa harus menginstallnya.
Recuva Portable ini bisa anda simpan dan gunakan dari USB flashdisk anda
atau media penyimpanan lainnya.
8. Memiliki
fitur untuk menghapus file secara permanen. Jika memiliki file yang
terhapus, Recuva bisa mengembalikannya. Ini berarti orang lain juga
bisa. Artinya, ada kemungkinan data yang sudah dihapus bisa diakses lagi
oleh orang lain dengan software recovery lain (termasuk Recuva).
Untuk
menghindarinya, anda bisa menggunakan recuva untuk menghapus data anda
secara permanen. Caranya mudah, hapus saja data yang ingin dihapus
secara permanen, kemudian jalankan Recuva dan cari dokumen yang sudah di
hapus. Klik kanan dokumen tersebut dan pilih “Secure Overwrite”. Dengan
begitu, data tidak akan bisa dimunculkan lagi oleh sofware recovery
(termasuk Recuva).
9. Bisa
di gunakan hampir semua versi windows, mulai dari Windows 2000, windows
2003 server, windows XP, windows Vista, Windows 2008 Sever, hingga
windows 7.
a. Kelemahan Recuva Data Recovery
1. Kelemahan dari Recuva sendiri adalah kurang maksimal mengembalikan data pada hard disk yang terformat.
2. Freeware
ini memiliki keterbatasan dalam fungsi penyelamatan data,
kadang-kadang, tidak dapat menyelamatkan semua file dan memulihkan
mereka sepenuhnya karena software ini memang gratis dan bisa dimiliki
oleh siapapun.
Perbedaan antara recuva dengan Reycikle Bin
1. Recuva
mampu mengembalikan file Microsoft Word yang belum sempat tersimpan
ketika mengetik file word.sedangkan Reycykle Bin tidak bisa
mengembalikan data yang belum pernah tersimpan.
2. Reycikle
Bin hanya bisa mengembalikan (me’restore) data yang hanya ada di dalam
Reycikle Bin sedangkan Recuva dapat mengembalikan data yang terhapus
dimanapun itu berada.
3. Satu
fitur lagi yang dimiliki oleh Recuva yang justru merupakan kebalikan
dari fitur utamanya, yaitu menghapus file sampai benar-benar Ienyap,
bukan cuma pointernya saja. Fitur ini akan terasa bermanfaat, misalnya
pada saat seseorang ingin menjual komputernya dan tidak ingin data yang
ada di hard disk sampai jatuh ke tangan orang lain. Agak disayangkan,
peranti lunak sebagus ini cuma tersedia untuk platform Windows meski
mencakup versi yang luas, yaitu untuk Windows 7, Vista, XP, dan 2000,
baik arsitektur 32-bit maupun 64-bit.
Perbedaan antara FAT 16 dan FAT32
1. FAT 16 (File Allocation Table 16)
Sebenarnya
sebelum FAT 16 terlebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT 12, tapi karena
banyak kekurangan makanya muncul FAT 16, FAT 16 sendiri sudah
dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya sistem ini digunakan
untuk mengatur file floppy disk dan sudah mengalami beberapa perubahan,
sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT 16
adalah kompatibel hampir semua di sistem operasi, baik windows 95/98 ME,
OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah yang
paling besar dari FAT 16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster
dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan
semakin besar. Selain itu kekurangan FAT 16 salah satunya tidak
mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi.
2. FAT 32 (File Allocation 32)
FAT 32 mulai
dikenal pada sistem Windows 95 SP2 dan merupakan pengembangan lebih dari
FAT 16. FAT 32 menawarkan kemampuan menampung jumlah cluster yang lebih
besar didalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk
menjadi lebih baik dibanding FAT 16. Namun FAT 32 memiliki kelemahan
yang tidak dimiliki oleh FAT 16 yaitu terbatasnya operating system yang
mengenal FAT 32. Tidak seperti FAT 16 yang bisa dikenal oleh hampir
semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan
FAT 32 di Windows XP, karena Windows XP tidak peduli file apa yang
digunakan pada partisi.
3.2.2 Recovery Data
Data Recovery
merupakan proses mengembalikan data dari kondisi yang rusak, gagal,
korup, atau tidak bisa diakses ke kondisi awal yang normal. Data yang
dikembalikan bisa dari hard disk, flash disk dan media simpan lainnya
seperti kamera digital, dan camcorder.
Kegiatan
recovery atau pengembalian data ini bisa karena kerusakan fisik dari
piranti penyimpanan atau kerusakan logis/software yang memungkinkan
sistem file tempat tersimpannya data tersebut tidak bisa dikenal karena
tidak ter-mount dengan baik oleh sistem operasi.
Kasus
kehilangan data yang paling banyak terjadi umumnya adalah kegagalan
logis, yaitu ketika sistem operasi gagal untuk mengenali sistem file,
baik disk, partisi atau karena sistem operasinya yang rusak.
Kasus yang
juga umum menyebabkan kehilangan data adalah kesalahan penghapusan file
secara tidak sengaja dari hard disk dan dari recycle bin. Adapun
penyebabnya, tujuan dari data recovery adalah mengembalikan file yang
sudah "hilang" tersebut kemudian memindahkannya ke tempat yang aman
dengan cara menyalin/meng-copy.
Kemudian proses setelah recovery data bisa ditindaklanjuti dengan pemartisian ulang hard disk dan memindahkan data-data yang berharga ke tempat lain secara terus menerus. Terutama dipisahkan dari tempat sistem operasi berada. Tipe kerusakan kedua adalah kegagalan di level disk. Misalnya sistem file yang tidak konsisten, partisi yang error atau hard disk yang rusak. jenis kerusakan tipe kedua ini memungkinkan data sulit untuk dibaca.
Kemudian proses setelah recovery data bisa ditindaklanjuti dengan pemartisian ulang hard disk dan memindahkan data-data yang berharga ke tempat lain secara terus menerus. Terutama dipisahkan dari tempat sistem operasi berada. Tipe kerusakan kedua adalah kegagalan di level disk. Misalnya sistem file yang tidak konsisten, partisi yang error atau hard disk yang rusak. jenis kerusakan tipe kedua ini memungkinkan data sulit untuk dibaca.
Dengan
tingkat kerusakan yang bervariasi, solusi untuk data recovery bisa
beragam, dari mulai memperbaiki sistem file, partisi, MBR (master boot
record), atau recovery dari sisi hardware. Jika yang rusak adalah
hardwarenya maka perbaikan harus digunakan oleh mereka yang kompeten dan
menggunakan perlatan yang khusus. Karena fungsinya untuk mengembalikan
data yang hilang maka proses data recovery ini bisa digunakan dalam
konteks komputer forensik atau untuk mata-mata.
Penyebab kerusakan data atau kehilangan data yaitu sebagai berikut :
1. Virus
2. Hardisk Badsector
3. Sistem Partisi Eror
4. Tidak Sengaja Terhapus
5. Terformat
6. dan Terpartisi
Macam-macam software Recovery yaitu sebagai berikut :
1. Testdisk
2. Recuva
3. Getdataback
4. Data Recovery
5. dan Easus Recovery.
Empat alasan paling umum mengapa kehilangan data adalah:
1. Deletion.
Anda menghapus file secara kecelakaan selama pembersihan disk, atau
karena Anda pikir itu tidak lagi diperlukan. File ini tidak ada lagi
dalam Recycle Bin. Namun, data akan tetap eksis sampai ruang yang
ditempati pada disk dipakai oleh file lain.
2. Overwriting.
Anda simpan file baru di atas yang lama dengan nama sama. Namun, data
yang lama mungkin masih ada, dan dapat dipulihkan.
3. File
system corruption. Tiba-tiba muncul disk kosong, atau nama-nama file
dan folder berisi nama omong kosong semua. File mungkin masih ada, tapi
pointer menuju mereka telah hilang atau rusak dan sistem operasi tidak
dapat menemukan mereka.
4. Physical
damage or hardware failure. Kerusakan fisik hard disk. Anda menerima
pesan kesalahan saat Anda mencoba untuk membaca disk, atau tidak diakui
oleh komputer sama sekali. Data tersebut masih mungkin ada pada disk itu
sendiri, tetapi drive tidak mampu mengaksesnya.Dalam setiap kasus, ada
kesempatan baik bahwa data ini masih ada. Sistem operasi komputer tidak
dapat melihatnya, tetapi perangkat lunak pemulihan data mungkin dapat
melakukannya. Jika masalah adalah kegagalan hardware, layanan pemulihan
data mungkin bisa mendapatkan kembali data dengan menggunakan peralatan
khusus.
3.3 Kegiatan Praktik
a. Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam melakukan Recovery Data dengan Recuva Data Recovery, yaitu :
1) 1 unit PC
2) Software Recuva Data Recovery
b. Langkah Kerja
Untuk melakukan Recovery Data, berikut langkah-langkahnya :
1) Buka terlebih dahulu recuva. Maka akan muncul ke jendela “Welcome to the Recuva Wizard
2) Langsung klik next maka kalian akan dibawa ke jendela “File Type”
3) Pada jendela “File Type” ini pilihlah data yang ingin dicari, klik next! Maka kalian akan dibawa ke jendela “File Location"
4) Pilih
directory file yang hilang, klik next selanjutnya kalian akan dibawa ke
jendela “Recuva is now ready to search for your file"
5) Tunggu sampai proses selesai
6) Lama proses tergantung dari besar kecilnya memory yang akan diproses, setelah selesai maka akan muncul data yang hilang.
Ket :
Warna hijau data masih bisa dikembalikan
Warna kuning masih ada harapan (tapi kebanyakan data tidak bisa dibuka)
Warna merah (data rusak)
7) Pilih tempat penyimpanan file misal :F:/MULTIMEDIA, klik ok.
8) Proses selesai
3.4 Masalah dan Pemecahannya
Kehilangan
data baik terhapus secara tidak sengaja pada drive letter, directory dan
partisi storage bukan sebuah mimpi buruk lagi. Dengan software Recovery
Data, maka data anda masih dapat dikembalikan walaupun terdapat resiko
tidak seluruhnya dapat diamankan. Bila mengalami kejadian ini,
secepatnya mematikan computer dan melepaskan harddisk untuk melakukan
recovery. Dan tidak disarankan melakukan recovery data pada harddisk
yang sama kecuali mengenal betul apa yang dilakukan. Mengenal cara kerja
harddisk, dan media storage seperti jenis partisi, drive letter sangat
disarankan agar mencegah kerusakan lebih dalam.http://devifitriastuti.blogspot.com/2013/11/penjelasan-recuva.html


0 Response to " "
Posting Komentar